Vocal Technique, voice exercises, Vocal lessons, singing lessons, pitching, singing, vocal range, vocalist, olah vocal, les vocal, latihan menyanyi, belajar nyanyi, latihan vocal, latihan pernafasan, diafragma, vocalis, menghindari fals, pita suara, nada fals, vibrato.

Sunday, May 18, 2008

Singing Technique: Improving Your Vocal Singing Range

http://www.allsands.com/Misc1/singingtechniqu_uvx_gn.htm

Use these singing techniques to improve your vocal singing range. A step-by-step guide to improving the lower and upper registers of your vocal singing range.
Although there is a limit to how much you can improve your voice, most people are unaware that it can be improved at all in the first place. Rarely are untrained singers using their full capabilities in range. Here is a step-by-step guide to help you improve your range:

1) Warm up your voice each time you sing. Even if you don't know any "official" warm up songs, stretch your vocal cords by singing "ah", "mah", "doh", or "mee may mah mow moo" both up and down the scale.

2) Practice at least every other day. Like any muscle, the voice shrinks when it is unstretched.

3) Find a song that hits the very top of your current vocal range. Sing that song two to three times each time you practice. Relax your voice, use plenty of air support, and just concentrate on making that top note easier to reach. When you find that the top note is no longer a stretch, get a new song to practice with.

4) Find a song that hits the very bottom of your current vocal range. Again, sing that song two to three times each time you practice. Relax when hitting the lowest note; if you have difficulty, try using a "mah" or "ah" sound. When you find the low note is no longer a stretch, get a new song to practice with.

Some last tips:
- Try not to have dairy products just before singing. They coat your voice and make your cords tighter. Warm tea, on the other hand, can loosen tight cords.
- Drink plenty of liquids while singing.
- Never EVER push a note. This is a good way to limit your range forever.
- There will come a point when you reach your ultimate range. No miracle salves, teas, or massages will change this.
- Enjoy singing. If you're singing from enjoyment, your voice will be far more clear than if you're singing because you "have to practice".

With a lot of practice and determination, you, too, can improve your range both upwards and downwards.




Saturday, May 17, 2008

Vocal Exercises

Mark Silver, Nebraska

Exercise 1

Start with a yawning feeling to relax the throat and let the layrnx drop (this is the bump in the neck that moves up and down when you swallow). Then let out a siren type of sound ("wooo" or "weee") and feel it go up into the head cavities. Now let out a "wooo", like your cheering for someone. Also try hooting like an owl. Pay attention to the feeling of resonance in your head. This is your head voice.


Exercise 2

Keep the feeling that you are just starting to yawn and say the word "dumb". Place your fingers on your larynx and feel it descend as you do this. Sing a scale (dumb..dumb..dumb..dumb..etc.). As you ascend, let your voice cross over into the same resonance area you felt in the previous exercise. Keep your fingers on your larynx to make sure it doesn't pull up. You should begin to feel the shift from chest voice into head, and back again. Don't worry if your voice breaks or cracks at first. With practice, this will smooth out and disappear. You will always feel the shift in resonance, but ultimately the listener will never hear it.


Exercise 3

Now say the word "mum" in your normal speaking voice. As you sing a scale on this word, don't let it get louder or strained as you go higher. Keep it very light if you must. Once again, allow it to cross over into your head resonance area. It will feel weak at first, especially if you are used to pulling your chest voice too high into your range.

Never go higher than is comfortable and always stop at the first sign of strain.






Friday, May 16, 2008

DASAR – DASAR DALAM BERNYANYI

Kali ini saya mau menjelaskan kepada teman-teman yang ingin mengetahui apa itu vocal dan bagaimana cara melatih suara yang benar. Semua disini meliput dasar-dasarnya suara serta apa aja yang dinilai dari suara seorang penyanyi. Cerita ini saya kutip dari pelajaran yang pernah saya dapatkan dan juga berdasarkan pendapat dari para musisi yang berpengalaman.

Untuk menyajikan suara yang indah dalam bernyanyi, sebelumnya kita harus tahu beberapa tahapan yang harus dilatih, dibina, dan diasah secara teratur serta memerlukan disiplin yang tinggi, yaitu :

A. PERNAPASAN
B. MEMBENTUK SUARA
C. RESONANSI ( Menggemakan suara )
D. VOCAL & KONSONAN
E. INTONASI ( Menyanyikan nada dengan tepat )
F. ARTIKULASI ( Pengucapan yang benar & Jelas )
G. FRASERING ( Menyanyikan kalimat dengan utuh )
H. INTERPRETASI & EKSPRESI ( Memahami & Menjiwai nyanyian )

Tahapan yang diatasakan tersaji dalan satu kegiatan yaitu PENAMPILAN atau PEMENTASAN


A. PERNAPASAN

Ini adalah bagian utama dan terpenting dalam sebuah latihan vocal. Kalian tahu kenapa..? Karena nafas adalah penggerak utama dari suara. Kuatnya nafas dapat menimbulkan dan menciptakan getaran sebagai sumber dari pada “ Bunyi “. Dan nafas juga sebagai Vitamin yang paling ampuh untuk menyehatkan suara. Makanya pernafasan harus dilatih dengan baik dan teliti.
Dalam bernyanyi, kita mengenal 3 ( tiga ) jenis pernafasan. Masing – masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.

1. Pernafasan Bahu
Yaitu pada saat mengambil / menarik nafas, dilakukan dengan mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.


2. Pernafasan Dada
Yaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.

3. Pernapasan Diafragma

Lazim kita sebut dengan pernafasan rongga perut. Yaitu menarik / mengambil nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk bernyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu.

Dengan pernafasan diafargma penyanyi dapat leluasa dalam berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.

GIMANA CARNYA MELATIH PERNAFASAN DALAM BERNYANYI?

Cape’ neh ngetiknya.. Gini aja, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatih pernafasan ini, khususnyamelatih “DIAFRAGMA” penyanyi, antara lain:

a. Dengan berdiri santai, badan lurus, sambil meletakkan ujung jempol jari di ujung tulang rusuk terbawah. Tariklah nafas melalui hidung dengan cara perlahan atau dengan cepat, dan rasakan bahwa jempol kamu tadi terdorong kesebelah luar, sebagai reaksi dari melonggarnya tulang iga.
Jika telah terasa penuh, kemudian nafas tadi dikeluarkan dalam bentuk senandung vocal “a” atau konsonan “s” ataupun dengan hitungan. Yang jelas bukan dengan cara mendorong, tapi mengeluarkan nafas sehemat mungkin.
Lakukan minimal 20x setiap hari atau setiap ada kesempatan buat latihan. Ini akan membuat otot-otot perut kamu menjadi semakin kokoh dan kuat.

b. Dengan posisi tidur terlentang lurus dan kedua tangan diletakkan sejajar dengan tubuh. Letakkan beberapabenda seperti buku diatas perut sebagai beban dan tariklah nafasseperti bagian "a" diatas serta rasakan bahwa beban diatas perut terangkat keatas, juga rasakan tulang rusuk ikut mendorongnya.
Jika telah terasa penuh, keluarkan lagi seperti yang “a” tadi dan lakukan minimal 20x sehari ato tambahan kapan aja kamu punya waktu buat latihan.
Latihan ini bisa membuat otot perut menjadi kokoh serta kita pun jadi santai untuk mengucapkan kalimat. Selain itu juga dapat merubah kebiasaan bernafas yang dilakukan dengan mengangkat bahu atau membusungkan dada.
Ada juga cara buat nguatin otot perut yaitu dengan tertawa terbahak bahak , sampai terasa klo perut tergoncang goncang. Tapi klo latihan ini harus dilakukan dengan sangat hati hati, karena nanti bisa dibilang orang gila (hehehe)

Pengambilan nafas pada saat memulai lagu atau awal kalimat lagu dapat dilakukan dengan menarik nafas melalui hidung dengan santai. Namun jika pada saat bernyanyi atau ditengah lagu sebaiknya dilakukan dengan singkat atau dengan mendengkus, seperti kita nyium aroma yang harum atau aroma makanan ( Hmmm Jadi laper neh.. ).
Pada pernafasan yang demikian, kita hanya mengembangkan pernafasan “alami” yang kita miliki, akan tetapi jika pernafasan alami “naik turunnya sama” sedangkan penyanyian itu “ menariknafas dengan cepat dan mengeluarkannya dengan sehemat mungkin” karena tujuan utama kita adalah menyelesaikan satu kalimat dalam satu tarikan nafas. Dengan demikian kalimat yang kita ucapkan /nyanyikan kedengaran indah dan bermutu, tidak tersendat-sendat.
Dah duluyah… ngetik ini aja 3 hari. Capek neh.. Dalam artikel berikutnya akan kita pelajari tentang MEMBENTUK SUARA dan bagaimana ProsesTerbentuknya Suara . Tunggu yah…




Vote Untuk Blog Ini

Top Blogs