Vocal Technique, voice exercises, Vocal lessons, singing lessons, pitching, singing, vocal range, vocalist, olah vocal, les vocal, latihan menyanyi, belajar nyanyi, latihan vocal, latihan pernafasan, diafragma, vocalis, menghindari fals, pita suara, nada fals, vibrato.

Monday, August 18, 2008

Vocal Health 4

Things Singers Should Avoid



Going to go into the normal nag about smoking although you should try to avoid anything that is likely to dry out your voice before a performance, so here are a few tips on what to avoid before & during your show:-

1. Orange or Citrus Juice and caffeinated drinks - can affect your throats lubrication.

2. Milk & other dairy products - furs up the throat, avoid drinking Milk, Cream, Tea and Coffee prior to singing.

3. Dry Ice Machines - The chemicals used dry up the throat. If the effect is an essential part of the show use a Fog Machine with cooler (water & glycerine based) or Haze Machine (chemical based but non-toxic). Both can still affect the voice if inhaled, make sure you have plenty of water to lubricate the throat.

4. Eating heavy meals prior to a gig - the food doesn't have time to digest and sits heavily in your stomach. This makes it harder to control breathing, vocal reach and projection.

5. Smoke filled environments - pretty impossible to do if your playing pubs n clubs but do what you can by taking a wander outside for fresh air during the breaks.

6. Asprin - can contribute to tinnitus and vocal chord hemorrhage

7. Excessive loud talking and yelling - can lead to vocal strain

8. Coughing and clearing your throat - swallow or sip water instead.

9. Alcohol - although a small drink may help to relax you, alcohol may numb the chords and too much will cause lack of control (vocally & otherwise!!)

10. Sing out of your range - save the top notes for when you can sing them correctly and don't over-reach or you could end up damaging your voice!

Pace yourself at a gig - move vocally demanding songs to the middle or end of each set to allow your voice to warm up beforehand (a vocal warm up before the gig is also advisable) and then rest your voice during the breaks.

Treat allergies and infections promptly and rest your voice when ill. Drink plenty of water during the day to keep your body hydrated and voice lubricated, 8 - 9 pints is recommended. (Beer doesn't count!). Keep a bottle of water at the side of the stage!



http://www.vocalist.org.uk/things_singers_should_avoid.html

Tuesday, August 12, 2008

Vocal Health 3

Hearing Sensitivity

How sensitive is your hearing? Believe it or not many singers find that certain sounds/noises are extremely irritating and sometimes painful to listen to. Personally I find anyone singing off key makes me feel physically sick, some singers find certain frequencies and decibels irritating like high pitched laughter, screams and loud noises, some to such an extent that the ears experience a 'ringing' sound, ear popping or stuffiness for some time afterwards or more severly cause bleeding of the ears.

If you have auditory problems or sensitive hearing you can take a few precautions to avoid irritation.

- Wherever possible - avoid the noise that irritates!

- Use Earplugs to lessen the sound

- When rehearsing use a large room with an open window to allow the sound to dissapate

- If you have to use a small room try and deaden the walls so that the sound does not 'bounce' (egg boxes, carpet tiles or foam are suitable).

- Avoid aspirin--it causes tinnitus.

- Avoid practising your singing after Swimming and make sure you dry your ears thoroughly

- Don't sing with a viral infection unless absolutely necessary

- Avoid drinking Alcohol

If this is an ongoing problem and you are encountering regular occurances of tinnitus, stuffines, ear popping, intense pressure, or bleeding from the ears make an appointment to see your Ear Nose & Throat Doctor as soon as possible. You may need a TYMPANOGRAM which is a test to see how the ear responds to pressure.


http://www.vocalist.org.uk/hearing_sensitivity.html

Friday, August 1, 2008

FRASERING ( Menyanyikan Kalimat Lagu Dengan Utuh )

Huruf Vokal dan Konsonan yang disusun menjadi sebuah Kata, dan kemudian kata disusun menjadi Kalimat. Setelah sebelumnya kita memahami tentang artikulasi, nah sekarang giliran kita pelajari tentang bagaimana "menyanyikan kalimat lagu / lirik dengan baik" supaya kalimat lagu tersebut dapat memberikan, menjelaskan tema dan menyampaikan berbagai pesan dari sebuah karya kepada pendengar / penonton pada saat bernyanyi.

BERNYANYI adalah menampilkan NYANYIAN / LAGU maka setiap pelaku harus :
1. Memahami arti setiap kalimat yang dinyanyikan.
2. Memahami tujuan/pesan/karakter dari pada nyanyian secara keseluruhan.
3. Menyadari bahwa susunan nada-nada yang ditulis untuk dinyanyikan adalah suatu kesatuan, artinya tidak terpenggal-penggal dari sudut susunan melodinya.

Ketiga unsur diatas dipadu menjadi satu, untuk dapat menampilkan : "Bagaimana membaca kalimat tanpa lagu dan Bagaimana menyanyikan kalimat lagu tanpa teks"

a. Kalimat bahasa.
Untuk menghayati isi kata-kata, perlu juga dipedomani aturan “TATA BAHASA” yang kita miliki untuk mencari :
1. Mana kelompok kata yang merupakan satu kesatuan, yaitu: -bahwa setiap pemenggalan kalimat harus mengandung arti yang sebenarnya dan disesuaikan dengan melodi dan irama.
2. Mana kata pokok/thema yang perlu penegasan/penonjolan dan diucapkan
lebih keras kemudian diberi tanda dinamika.
3. Pada bagian kata mana aksen harus dimunculkan atau ditonjolkan.

b. Kalimat musik.
Kalimat musik terdiri dari “nada-nada” yang merupakan “motif” atau “thema” yang mengungkapkan suatu ide musik, misalnya:
1. Kelompok nada: yaitu dimana ditemukan beberapa nada yang berulang dinyanyikan.
2. Puncak lagu : yang biasanya selalu terdapat pada nada tertinggi pada sebuah lagu.
3. Tekanan nada : yang didalam musik ditentukan oleh irama, dan biasanya terdapat disetiap awal birama.

c. Kalimat yang dinyanyikan.
Biasanya terdapat dua bentuk kalimat yang dinyanyikan, yaitu:
1. Nyanyian Recitative : yaitu dimana pernan kata-kata lebih menonjol dibanding dengan peranan melodi.
2. Nyanyian Melismatis: peranan melodi lebih menonjol dari pada melodi, dan terdapat satu kata yang dinyanyikan dengan serangkaian nada.

Menyanyikan kalimat lagu dengan utuh, tidaklah sesederhana “membaca kalimat” karena disamping pemahaman arti kalimat yang harus diucapkan dengan sejelas mungkin karena gangguan-gangguan lain akan timbul pada saat bernyanyi, karena adanya tanda-tanda dinamika dan lain-lain yang harus dikerjakan bersamaan dengan pemenggalan kalimat, antara lain:
- Ketidak mahiran dalam pengambilan dan penggunaan nafas selama bernyanyi.
- Adanya istilah-istilah musik yang mendukung sebuah karya pada saat diciptakan, seperti:
1. Legato, yang biasanya menimbulkan pemborosan dalam hal pernafasan
2. Deoresendo dan Oresendo, yang memaksa penyanyi untuk memperluas dan mempersempit wilayah bunyi pada saat penyanyian dilaksanakan.
3. Staccato, pemenggalan suku kata karena tuntutan melodi yang tidak dikuasai, tanpa menghilangkan keutuhan kalimat ssecaara keseluruhan.
4. Accelerando dan Rittardando, percepatan dan perlambatan tempo pada  pada satu penggalan kalimat , serta pada puncak nada tertinggi atau  terendah yang berbanding terbalik dengan pernafasan dan persiapan nafas yang masih tersisa untuk digunakan. 

Dari beberapa tantangan dan hambatan yang ada, maka untuk mendapatkan “frasering” yang baik dan utuh. Keseluruhan aspek/tahapan diatas harus benar-benar dilatih lebih dahulu kemudian diterapkan “sepanjang nyanyian” sehingga tujuan “BAGAIMANA MEMBUAT KALIMAT LAGU, MEMBERI ARTI, dan MAKNA, akan tercapai dengan baik.

Jadi intinya seperti ini, sebelum menyanyikan sebuah lagu ada baiknya kita tulis dulu liriknya dan kemudian kita perhatikan dimana tempat tempat untuk mengambil nafas dan dimana huruf-huruf yang boros dengan nafas. Minimal pemenggalan kata untuk menarik nafas adalah 2 bar. Contohnya seperti ini : kamu pernah dengar kan lagunya Kerispatih ( Tapi Bukan Aku ). Lirik pertama, "Jangan lagi... kausesalai... keputusanku". Sesimpel yang kamu dengar itu ada dua kali pemenggalan. Tapi itu salah, kamu harus menyanyikan keseluruhannya dalam satu nafas. Namun untuk pemula dapat dipenggal menjadi dua nafas" Jangan lagi....- Kausesali... Keputusanku... " atau "Jangan lagi... Kausesali... - keputusanku..." . Kemudian kita juga harus paham bahwa ada satu kalimat atau kata yang g boleh terpotong sama sekali. Coba perhatikan bagian kedua " Khianati rasa... Demi kei..nginan semu.." Nah bagian kalimat "Demi keinginan semu" itu sama sekali tidak boleh ada penarikan nafas dan tidak boleh terpenggal karena " keinginan" adalah satu kata. klo terpisah maka kata itu  g akan mempunyai arti.

Demikian deh buat kita pahami, makanya klo seorang penyani itu mempunyai buku lirik lagu bukan hanya karena dia g hafal, tapi karena Setiap lagu memang harus dipelajari baik-baik kalimatnya. Juga dari situ kita bisa paham dengan arti dan makna dari lagu tersebuat sehingga bisa menjiwai lagunya. Nah, hal ini yang akan kita pelajari di artikel berikutnya. O ya, buat teman2 yang ingin cari lirik lagu dan mengkoleksi lagu yang lagi populer ato yang biasa dinyanyiin dikafe bisa klik disini :
Lirik Populer


Vote Untuk Blog Ini

Top Blogs